Epistemologi: Membedah Sumber dan Batas   Pengetahuan

Terakhir diedit: 09 January 2026 Jam 02.36

Epistemologi: Membedah Sumber dan Batas Pengetahuan

Penulis: Hardiansyah A

Harga: Rp. 81.000

ISBN: 978-634-04-6907-3

Publisher: PT. ROCE WISDOM ACEH

Dimensi: 17,6 x 25 cm cm

Sinopsis

Pertanyaan fundamental dalam filsafat: apa itu pengetahuan, asal-usulnya, dan batas mana manusia mampu mengetahuinya. Era hight teknologi sekarang ini, di tengah dahsyatnya kemajuan sains, teknologi, dan adanya klaim kebenaran yang saling berkompetisi, buku ini mengajak pembaca untuk meninjau kembali fondasi epistemologis yang sering dianggap telah mapan. Pembahasan dimulai dari perdebatan klasik antara aliran dalam filsafat, yaitu rasionalisme dan empirisme, dilanjutkan filsfat krititisime oleh Immanuel Kant yang menandai kesadaran akan batas-batas akal dan pengalaman. Buku ini menelusuri perkembangan epistemologi modern dan kontemporer, mulai dari positivisme, falsifikasi Karl Popper, paradigma Thomas Kuhn, fenomenologi, yang menunjukkan bahwa pengetahuan tidak pernah objektif seperti yang sering digembar-gembkan oleh orang barat, final, atau bebas dari bahasa, sejarah, dan kekuasaan. Buku ini mengajak adanya dialog kritis antara epistemologi Barat dan pemikiran Islam. Gagasan tentang akal, wahyu, intuisi, dan otoritas pengetahuan dibahas melalui pemikiran tokoh-tokoh seperti Al-Ghazali, Ibn Rushd, Ibn Khaldun, dengan demikian, epistemologi tidak dipahami semata sebagai teori abstrak yang kaku, tetapi sebagai kerangka berpikir yang hidup dan perlu dihidup-hidupkan dalam tradisi intelektual dan praksis sosial. Terakhir buku ini menyoroti tantangan epistemologi di era digital, disinformasi, bias algoritme, dan krisis otoritas pengetahuan—serta menegaskan pentingnya kesadaran akan batas pengetahuan sebagai fondasi etika berpikir dan kerendahan intelektual. Taget buku ini ditujukan bagi mahasiswa, akademisi, dan pembaca umum yang ingin memahami epistemologi sebagai cara berpikir kritis untuk menavigasi kebenaran di dunia modern.